Thursday, May 2, 2013

CARA SWAP MEMORY

Posted by Agus Barkah Hamdani Posted on 8:15 PM
Penjelasan singkat terkait dengan SWAP Memory telah dipaparkan pada http://www.ekonsul.com/2013/05/best-performance-low-batt-consumption.html. Berikut adalah Screen Capture (SS), sebelum dan sesudah SWAP Memory.
Tertarik untuk melakukan SWAP Memory pada gadget kesayangan? Sebelum memaparkan proses SWAP Memory, berikut adalah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi:
• Kondisi gadget harus rooted (Rooted Only)
• Sudah terinstal Root Explorer

Berikut adalah rangkaian proses SWAP Memory:
1. Buka aplikasi Root Explorer
2. Masuk pada directory /etc
3. Mount R/W
4. Scroll ke bawah, untuk mencari file "vold.fstab"
5. buka "vold.fstab" dengan cara tap dan tahan pada "vold.fstab", kemudian pilih open with, lalu pilih text editor
6. Edit "vold.fstab" perhatikan keterangan di bawah!
Cari tulisan:
dev_mount sdcard /storage/sdcard0 8 /devices/sdi2/mmc_host/mmc0/mmc0
Kemudian ganti dengan:
dev_mount sdcard /storage/extSdCard 8 /devices/sdi2/mmc_host/mmc0/mmc0
Selanjutnya cari tulisan:
dev_mount sdcard1 /storage/extSdCard auto /devices/sdi0/mmc_host/mmc1/mmc1
Kemudian ganti dengan:
dev_mount sdcard1 /storage/sdcard0 auto /devices/sdi0/mmc_host/mmc1/mmc1
7. Save hasil kerja dengan cara, tekan tombol menu, kemudian pilih opsi save and exit
8. Langkah terakhir, reboot gadget untuk melihat hasilnya
9. Congratulation!!!

Swap memory hanyalah salah satu bagian dari optimalisasi performa gadget, pelajari juga tentang fungsi dan cara penggunaan aplikasi seeder yang sangat berguna untuk mengurangi Lag dalam gadget pada http://www.ekonsul.com/2013/05/seeder-aplikasi-pembasmi-lag.html. Semoga artikel ini bermanfaat, jika memang bermanfaat, mungkin teman disekitar juga membutuhkannya. Karenanya, silahkan share pada yang lain.

Catatan:
• Dampak dari SWAP memory, adalah pertukaran posisi antara peran Internal Memory dengan External Memory. Karenanya, jangan lupa untuk menukar isi internal dengan external memory.
• Agar mendapat hasil yang optimal, gunakan SDCARD class 10, dengan kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi. Contoh di atas menggunakan SDCARD class 10 dengan kapasitas penyimpanan 32gb.
• Kesalahan penulisan dapat mengakibatkan masalah pada gadget, terutama bootloop. Karenanya, hati-hati dalam menulis/mengedit script.
• Tutorial ini telah beberapa kali di test pada gadget yang berbeda, diantaranya Galaxy S Advance, Galaxy ACE 2, Galaxy S2, serta beberapa lainnya.

cara download : blok link dibawah, kemudian klik kanan lalu pilih opsi "go to..."
download Root Explorer di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.speedsoftware.rootexplorer&feature=search_result

BEST PERFORMANCE - LOW BATT CONSUMPTION

Posted by Agus Barkah Hamdani Posted on 5:14 PM
Performa merupakan salah satu hal yang mengakibatkan adanya stratifikasi serta disparitas harga gadget. Pada umumnya, semakin tinggi harga, maka semakin tinggi pula kualitas performa, yang didukung oleh spesifikasi hardware tinggi. Akan tetapi, walaupun dengan keterbatasan hardware, tetapi bisa tetap memiliki performa yang bagus. Untuk kelas smartphone, khususnya yang berbasis android, hal seperti itu sangat mungkin dilakukan. Banyak cara agar bisa memaksimalkan performa android. Mulai dari cara yang halus, hingga cara yang extreem. Salah satu contoh cara halus yaitu dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang berfungsi optimalisasi RAM misalnya. Atau dengan aplikasi lain yang berfungsi untuk membersihkan cache secara otomatis, serta banyak lainnya. Contoh cara extreem yang banyak dilakukan "opreker" android diantaranya adalah dengan overclocking processor, dengan cara mengganti kernel yang telah dimodivikasi agar men-support overclock processor. Selain itu, ada juga yang menggunakan "paket instan" yaitu dengan menggunakan custom rom. Sebuah rom yang telah di modivikasi sedemikian rupa, sehingga bisa merasakan sensasi performa yang liar biasa. Resiko yang harus ditanggung, tergantung metode yang digunakan untuk optimalisasi performa gadget. Mulai dari bootloop, brick, hingga kerusakan hardware. Penggunaan custom rom, biasanya tidak luput dari bug. Untuk penggunaan sehari-hari, tentu bukan pilihan yang tepat.
Dalam kesempatan ini, ekonsul akan berbagi tips mengenai optimalisasi performa gadget, dengan menggunakan cara-cara sederhana, yang tentunya relatif aman untuk digunakan sehari-hari. Adapun yang perlu dilakukan diantaranya adalah:
1. Root. Merupakan pintu gerbang utama untuk pengguna android, dalam meng-oprek gadget yang digunakan. Dalam hal ini, root merupakan langkah utama dalam mendapatkan performa yang baik. Mengapa root diperlukan? Karena dalam tips optimalisasi performa ini, nantinya menggunakan beberapa aplikasi tools yang memerlukan akses root. Bagi yang gadget-nya belum di root, tentu sebelum melangkah lebih jauh, hal pertama yang harus dilakukan yaitu rooting. Bagaimana caranya? Bisa dipelajari lebih lengkap pada http://www.ekonsul.com/2013/05/koleksi-tutorial-root.html.
2. SWAP Memory. Penjelasan secara simpelnya, swap memori adalah sebuah treatment untuk menukar USB Storage (internal storage), dengan sdcard. Contohnya, Galaxy S Advance. Galaxy S Advance memiliki ukuran USB storage 3,92 GB (Jelly Bean). Jika diisi dengan game HD, berapa banyak yang bisa terinstal? Sedangkan, game HD hanya bisa di instal di internal storage (USB storage), kecuali dengan treatment tertentu. Dengan SWAP Memory, kita bisa menukar peran internal storage dengan external storage. Perhatikan gambar di bawah!
Bagaimana cara SWAP Memory? Pelajari lebih lanjut pada http://www.ekonsul.com/2013/05/cara-swap-memory.html.
3. Seeder. Merupakan aplikasi optimalisasi performa android, dengan cara menata kembali beberapa cara kerja aplikasi, yang kemudian merdampak pada minimalisir lag. Cara penggunaannya relatif mudah, akan tetapi memiliki dampak yang relatif signifikan terhadap peningkatan kinerja gadget. Seperti apa penampakannya? Bagaimana cara menggunakannya, ikuti langkah-langkah menggunakan seeder pada http://www.ekonsul.com/2013/05/seeder-aplikasi-pembasmi-lag.html.
4. Freeze Aplikasi. Seperti nama istilahnya, mekanisme Freeze Aplikasi yaitu dengan cara membekukan aplikasi. Dilihat dari dampaknya, freeze aplikasi hampir sama dengan uninstal. Perbedaannya, jika freeze hanya sekedar membekukan, tanpa menghilangkan aplikasi dari aplikasi manager. Sedangkan uninstal, menghilangkan aplikasi secara keseluruhan. Freeze aplikasi memerlukan aplikasi pembantu. Aplikasi yang memiliki fitur untuk freeze ada banyak. Salah satu yang paling sering digunakan untuk freeze yaitu Titanium Backup. Ada banyak aplikasi (bawaan)yang terinstal, akan tetapi tidak pernah digunakan. Padahal, tidak jarang aplikasi tersebut standby tanpa kita ketahui. Secara tidak langsung, akan berakibat pada penurunan daya (battery) secara tidak disadari. Bagaimana caranya? Seperti apa langkah-langkah yang harus dilakukan untuk freeze aplikasi? Penjelasannya dipaparkan secara lebih rinci pada http://www.ekonsul.com/2013/05/cara-freeze-aplikasi.html.
5. Greenify. Dari sisi fungsi, Greenify hampir sama dengan seeder. Yaitu sebagai aplikasi yang berfungsi untuk optimalisasi. Perbedaannya, terletak pada cara kerja. Dimana, seeder lebih pada optimalisasi kinterja/performa, sedangkan Greenify optimalisasi pada aplikasi yang terkoneksi pada internet secara terus menerus (background data). Sebagai contoh aplikasi facebook. Bisa anda bayangkan, jika gadget anda aktif 24jam, selama itu pula aplikasi facebook aktif & terkoneksi dengan internet. Berapa persen % daya yang digunakan hanya untuk aplikasi facebook? Berapa banyak data yang habis, hanya untuk standby aplikasi facebook? Dengan aplikasi Greenify, semua aplikasi yang sejenis dengan cara kerja Facebook (background data aplikasi), bisa lebih dikendalikan. Yaitu dengan cara pengaturan hibernasi program-program tertentu. Bagaimana caranya? Seperti apa langkah-langkah yang harus dilakukan? Penjelasan ada pada http://www.ekonsul.com/2013/05/greenify-hansip-bandwith-android.html.
6. Restrict Background Data. Ini merupakan cara manual dari fungsi aplikasi Greenity. Akan tetapi, dalam hal tertentu aplikasi greenity memiliki "keterbatasan", diantaranya yaitu tidak bisa meng-hibernasi aplikasi system seperti playstore, gmail, dll. Melalui Restrict Backgound Data, aplikasi system juga bisa dikendalikan agar tidak selalu terhubung dengan internet. Restrick Background Data merupakan salah satu opsi standar dari sistem operasi Android versi 4.1.2 (JellyBean). Bagaimana cara mengendalikan aplikasi-aplikasi "bandel", yang belum tentu setiap waktu kita butuhkan. Semuanya diuraikan secara detail, pada http://www.ekonsul.com/2013/05/restrick-background-data.html.
Kelima poin di atas, hanya sebagian kecil dari tips untuk optimalisasi performa android. Telah banyak tutorial optimalisasi lain, tentu dengan sudut pandangnya sendiri-sendiri. Salah satunya adalah http://www.ekonsul.com/2012/05/best-performance-for-stock-rom-gazzy.html. Biarlah perbedaan sudut pandang terkait tips optimalisasi android, menjadi mata rantai untuk saling mengisi satu dengan lainnya. Semoga artikel ini bermanfaat, jika memang bermanfaat, mungkin teman disekitar juga membutuhkannya. Karenanya, silahkan share pada yang lain.


Tuesday, April 30, 2013

UPGRADE SGS ADVANCE Jelly Bean 4.1.2 Indonesia

Posted by Agus Barkah Hamdani Posted on 3:03 AM
Jelly Bean merupakan Sistem Operasi yang banyak di tunggu oleh para droiders, terutama yang memiliki gadget android yang memiliki processor dengan spec yang tinggi. pada tanggal 7 Januari 2013, samsung secara resmi meluncurkan Jelly Bean untuk SGS Advance, serta beberapa gadget lainnya. seperti apa user interface Jelly Bean setelah diterapkan di SGS Advance? silahkan lihat videonya di youtube (cari sendiri hehe). Tanggal 30 April 2013, vendor kembali merilis Jelly Bean SGS Advance untuk regional Indonesia. bagaimana proses flashing Jelly Bean dalam SGS Advance?
Dalam kesempatan ini, ekonsul akan memaparkan proses flashing. Sebelum dirinci proses flashing secara detail, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan flashing. Penjelasan tentang flashing telah kami tuangkan dalam tulisan sebelumnya yang bisa di lihat di http://www.ekonsul.com/2013/03/flash-adalah.html. Dalam tulisan tersebut dijelaskan bahwa metode flashing terbagi dalam beberapa jenis. Dalam kesempatan ini, ekonsul akan membahas salah satu metode. Secara garis besar, proses flashing yang baik terbagi menjadi 3 rangkaian proses. pra flashing, proses flashing, dan pasca flashing. Berikut adalah penjelasannya;

Pra Flashing
Untuk mendapatkan hasil yang bersih, lancar, alangkah baiknya jika setiap proses Flashing, baik itu upgrade ataupun downgrade, lebih baik dilakukan hard resset. Hard Resset, mengakibatkan seluruh data yang ada dalam memori internal gadget akan terhapus. Baik itu data seperti foto, musik, video, maupun data yang bersifat aplikasi seperti game-game, tools, dan lain-lain. oleh karenanya, lebih baik jika sebelumnya dibackup terlebih dahulu. Apa saja yang harus di backup? Tentu anda yang lebih tahu. Salah satu aplikasi yang sering digunakan untuk membackup aplikasi & data diantaranya adalah Titanium Backup. Proses backup dengan menggunakan aplikasi titanium backup bisa dilihat pada artikel sebelumnya di http://www.ekonsul.com/2012/03/backup-via-titanium-backup.html. Adapun proses hard resset/wipe data dan cache, bisa dilihat di http://www.ekonsul.com/2013/05/wipe-datafactory-reset-dan-wipe-cache.html.
Bahan-bahan yang harus ada diantaranya adalah:
1. Samsung USB Driver, sebelumnya harus sudah terinstal. Bagi yang belum memiliki, download terlebih dahulu (link download ada di bawah).
2. Firmware, dalam hal ini firmware 4.1.2 Jelly Bean (link download ada di bawah).
3. ODIN tools (link download ada di bawah)

Proses Flashing
Poses flashing merupakan langkah utama yang paling penting. Istilah lain dari flashing diantaranya ada yang menyebut dengan upgrade (menaikkan versi sistem operasi, misalnya dari ICS menjadi Jelly Bean), ada juga istilah Downgrade (mengembalikan sistem operasi kepada versi yang lebih rendah). Adapun bahan-bahan yang diperlukan diantaranya adalah ODIN, PIT (optional), dan Firmware (sistem operasi, misalnya firmware jelly bean). Bahan-bahan tersebut, semuanya bisa diperoleh dari website resmi samsung, khususnya yang terkait dengan sistem operasi android. Atau, lebih mudahnya bisa langsung di download pada daftar bahan yang harus di download (lihat di bawah). Berikut adalah langkah-langkah dalam proses flashing:
1. Matikan gadget dengan cara tekan dan tombol power, kemudian pilih power off.
2. Masuk download mode dengan cara, tekan dan tahan tombol Volume Bawah + Tombol Home + Tombol Power secara bersamaan.

3. Jalankan ODIN di windows, lebih baik jalankan sebagai system administratos dengan cara klik kanan, kemudian pilih run as administrator.

4. Masukkan seluruh bahan sesuai dengan kolom yang tersedia, lihat keterangan di bawah ini.
dalam kasus ini, flashing menggunakan metode single file / onepackage. Jadi yang perlu dimasukkan dalam kolom di atas hanya pada kolom PDA. PDA : HOME_xxxxxxxx.tar.md5

5. Pastikan tidak ada indikasi error pada kolom message dalam ODIN.
6. Hubungkan gadget dengan komputer/laptop melalui kabel data (original lebih baik). Tunggu hingga muncul tanda bahwa kabel sudah terbaca dengan baik.

7. Pilih tombol start jika semua persiapan serta data yang diperlukan telah terpasang dengan baik. Kemudian tunggu proses flashing berlangsung (kurang lebih 4-5 menit).

8. Setelah muncul tanda bahwa proses telah berhasil (ditandai dengan rekam proses yang bisa di lihat di kolom message & tanda PASS muncul), cabut gadget dari komputer/laptop.

9. Congratulations...

Pasca Flashing
Sama seperti halnya proses pra fleshing, tujuan utamanya yaitu untuk membersihkan system dari hal-hal yang bisa mengganggu. Biasanya, setiap versi memiliki base yang berbeda-beda. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik jika kita bersihkan terlebih dahulu sebelum menggunakan gadget. Prosesnya sama seperti proses wipe data dan cache yang sudah dipaparkan di Pra Flashing, lebih lengkapnya silahkan lihat di http://www.ekonsul.com/2013/05/wipe-datafactory-reset-dan-wipe-cache.html.



Catatan Penting :
• Perhatikan kondisi batterai, baik laptop maupun gadget anda yang akan di flashing. Lebih aman, disarankan menggunakan backup daya untuk laptop (sambil di charge). Untuk gadget, disarankan memiliki daya minimal 75%.
• Disarankan menggunakan windows 7, karena sudah teruji compatible dengan gadget khususnya samsung.
• Pastikan bahwa driver samsung usb sudah terinstal dilaptop anda, bagi yang belum silahkan download disini.
• Sebelum dan sesudah proses flashing, wajib berdo'a terlebih dahulu.


daftar sumber tulisan
last firmware untuk samsung bisa dilihat di //www.sammobile.com/
atau bisa juga dilihat di //www.samsung-updates.com/
penjelasan mengenai flashing //www.ekonsul.com/2013/03/flash-adalah.html
penjelasan mengenai titanium backup //www.ekonsul.com/2012/03/backup-via-titanium-backup.html
penjelasan mengenai proses wipe data + cache http://www.ekonsul.com/2013/05/wipe-datafactory-reset-dan-wipe-cache.html


cara download : blok link dibawah, kemudian klik kanan lalu pilih opsi "go to..."
[sudah diperbaiki]Samsung USB Driver download di //www.tusfiles.net/hygeat7y06bn
download firmware Jelly Bean 4.1.2 Indonesia (30/04/2013) untuk Galaxy S Advance di http://hotfile.com/dl/207336394/a4f69d5/Samsung-Updates.com-GT-I9070-XSE-I9070DXAMD1-1365494217.zip.html
download ODIN Tools di //d-h.st/SdH
atau bisa juga di //www.4shared.com/zip/zw9vcjKK/ODIN_3_v185.htm

Monday, April 29, 2013

ROOT GALAXY ACE 2 JELLY BEAN

Posted by Agus Barkah Hamdani Posted on 10:18 AM
Persiapan yang diperlukan:
1. Bahan Root, yang berformat zip (link download ada di bawah!)
2. Referensi mengenai root, fungsi serta konsekuensinya

Proses root yang akan dipaparkan pada kesempatan ini, menggunakan metode yang paling mudah. Hanya ada beberapa langkah sederhana untuk melakukan rooting, dengan metode ini. Sebelum proses dimulai, silahkan download terlebih dahulu bahan utamanya (link download di bawah). Agar fungsi root bisa dioptimalkan, akan baik sekali jika membaca terlebih dahulu artikel mengenai root. Artikel tersebut bisa dibaca pada http://www.ekonsul.com/2013/03/root-adalah.html. Untuk prosesnya, berikut adalah langkah demi langkah yang perlu dilakukan.
1. Pindahkan bahan yang sudah di download langsung ke sdcard (tanpa folder). Jika nama bahan tersebut terlihat rumit/panjang, silahkan ganti dengan nama yang lebih simple. Misalnya root, update, atau lainnya yang menurut anda simple.
2. Check USB debungging. Caranya bisa dilakukan dengan masuk pada setting/developer option/ kemudian centang/aktifkan USB debugging. (ada perbedaan direktory USB debugging, tergantung versi android)
3. Matikan gadget dengan tekan dan tahan tombol power, kemudian pilih power off.
4. Masuk pada menu recovery mode, dengan cara tekan dan tahan tombol volume atas + tombol home + tombol power secara bersamaan.

5. Setelah muncul menu recovery mode, pilih opsi "apply update from external storage".

6. Pilih bahan root yang sebelumnya sudah di pindah ke sdcard (dalam hal ini, bahan di rename dengan nama ROOT), perhatikan gambar di bawah. 

7. Tunggu hingga proses install selesai dilakukan.

8. Reboot untuk mengakhiri proses rooting.

Salah satu tanda bahwa rooting telah berhasil diantaranya yaitu aplikasi superSU atau superuser. Jika aplikasi tersebut ada, maka proses rooting telah berhasil dilakukan. Segera lakukan update aplikasi superSU atau superuser agar bisa bekerja lebih optimal.



Catatan:
• Untuk memindahkan highlight antara opsi satu dengan lainnya, lakukan dengan menekan tombol volume atas/volume bawah.
• Untuk memilih opsi, lakukan dengan cara menekan tombol power untuk recovery mode versi baru, dan tombol home untuk versi lama.

Tutorial ini mengandung resiko, lakukan dengan penuh tanggung jawab serta kehati-hatian. Kami hanya membantu memaparkan proses langkah demi langkah, semua resiko ditanggung sendiri.



daftar sumber tulisan
bahan root, diambil dari official lounge ACE 2 pada //www.kaskus.co.id/show_post/515ae948552acfc731000009/5540/gb-to-jb-dan-root
artikel root dari //www.ekonsul.com/2013/03/root-adalah.html
tutorial flashing ACE 2 ke Jelly Bean //www.ekonsul.com/2013/04/flashing-galaxy-ace-2-ke-jelly-bean.html


cara download : blok link dibawah, kemudian klik kanan lalu pilih opsi "go to..."
download bahan root di //www.tusfiles.net/ih3pteb60je8

FLASHING GALAXY ACE 2 KE JELLY BEAN

Posted by Agus Barkah Hamdani Posted on 8:16 AM
Jelly Bean merupakan Sistem Operasi yang banyak di tunggu oleh para droiders, terutama yang memiliki gadget android yang memiliki processor dengan spec yang tinggi. pada tanggal 18 Februari 2013, samsung secara resmi meluncurkan Jelly Bean untuk Galaxy ACE 2 (GT-I8160), serta beberapa gadget lainnya.  untuk ACE 2, sudah ada 3 versi Jelly Bean. Yang terbaru adalah versi untuk regional China, tapi sayang, FW regional China tidak kompetible digunakan untuk ACE 2 Indonesia karena Base Jaringan GSMnya berbeda. selain itu, China punya kebijakan khusus. Seperti apa user interface Jelly Bean setelah diterapkan di Galaxy ACE 2 (GT-I8160)?  silahkan lihat videonya di youtube (cari sendiri hehe). bagaimana proses flashing Jelly Bean dalam Galaxy ACE 2 (GT-I8160)?
Dalam kesempatan ini, ekonsul akan memaparkan proses flashing. Sebelum dirinci proses flashing secara detail, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan flashing. Penjelasan tentang flashing telah kami tuangkan dalam tulisan sebelumnya yang bisa di lihat di http://www.ekonsul.com/2013/03/flash-adalah.html. Dalam tulisan tersebut dijelaskan bahwa metode flashing terbagi dalam beberapa jenis. Dalam kesempatan ini, ekonsul akan membahas salah satu metode. Secara garis besar, proses flashing yang baik terbagi menjadi 3 rangkaian proses. pra flashing, proses flashing, dan pasca flashing. Berikut adalah penjelasannya;

Pra Flashing
Untuk mendapatkan hasil yang bersih, lancar, alangkah baiknya jika setiap proses Flashing, baik itu upgrade ataupun downgrade, lebih baik dilakukan hard resset. Hard Resset, mengakibatkan seluruh data yang ada dalam memori internal gadget akan terhapus. Baik itu data seperti foto, musik, video, maupun data yang bersifat aplikasi seperti game-game, tools, dan lain-lain. oleh karenanya, lebih baik jika sebelumnya dibackup terlebih dahulu. Apa saja yang harus di backup? Tentu anda yang lebih tahu. Salah satu aplikasi yang sering digunakan untuk membackup aplikasi & data diantaranya adalah Titanium Backup. Proses backup dengan menggunakan aplikasi titanium backup bisa dilihat pada artikel sebelumnya di http://www.ekonsul.com/2012/03/backup-via-titanium-backup.html. Adapun proses hard resset/wipe data dan cache, bisa dilihat di http://www.ekonsul.com/2013/05/wipe-datafactory-reset-dan-wipe-cache.html.
Bahan-bahan yang harus ada diantaranya adalah:
1. Samsung USB Driver, sebelumnya harus sudah terinstal. Bagi yang belum memiliki, download terlebih dahulu (link download ada di bawah).
2. Firmware, dalam hal ini firmware 4.1.2 Jelly Bean (link download ada di bawah). Extract bahan (format RAR) dengan menggunakan software 7zip. Bagi yang belum punya, silahkan download pada http://www.ekonsul.com/2013/04/download-instal-7zip-archiver.html.
3. ODIN tools 3.07 (link download ada di bawah)

Proses Flashing
Poses flashing merupakan langkah utama yang paling penting. Istilah lain dari flashing diantaranya ada yang menyebut dengan upgrade (menaikkan versi sistem operasi, misalnya dari ICS menjadi Jelly Bean), ada juga istilah Downgrade (mengembalikan sistem operasi kepada versi yang lebih rendah). Adapun bahan-bahan yang diperlukan diantaranya adalah ODIN, PIT (optional), dan Firmware (sistem operasi, misalnya firmware jelly bean). Bahan-bahan tersebut, semuanya bisa diperoleh dari website resmi samsung, khususnya yang terkait dengan sistem operasi android. Atau, lebih mudahnya bisa langsung di download pada daftar bahan yang harus di download (lihat di bawah). Berikut adalah langkah-langkah dalam proses flashing:
1. Matikan gadget dengan cara tekan dan tombol power, kemudian pilih power off.
2. Masuk download mode dengan cara, tekan dan tahan tombol Volume Bawah + Tombol Home + Tombol Power secara bersamaan.

3. Jalankan ODIN di windows, lebih baik jalankan sebagai system administratos dengan cara klik kanan, kemudian pilih run as administrator.

4. Masukkan seluruh bahan sesuai dengan kolom yang tersedia, lihat keterangan di bawah ini.
dalam kasus ini, flashing menggunakan metode single file / onepackage. Jadi yang perlu dimasukkan dalam kolom di atas hanya pada kolom PDA. PDA : HOME_xxxxxxxx.tar.md5

5. Pastikan tidak ada indikasi error pada kolom message dalam ODIN.
6. Hubungkan gadget dengan komputer/laptop melalui kabel data (original lebih baik). Tunggu hingga muncul tanda bahwa kabel sudah terbaca dengan baik.

7. Pilih tombol start jika semua persiapan serta data yang diperlukan telah terpasang dengan baik. Kemudian tunggu proses flashing berlangsung (kurang lebih 4-5 menit).

8. Setelah muncul tanda bahwa proses telah berhasil (ditandai dengan rekam proses yang bisa di lihat di kolom message & tanda PASS muncul), cabut gadget dari komputer/laptop.

9. Jika terjadi bootloop (tidak bisa masuk home screen), lakukan segera langkah Pasca Flashing.
10. Congratulations...

Pasca Flashing
Sama seperti halnya proses pra fleshing, tujuan utamanya yaitu untuk membersihkan system dari hal-hal yang bisa mengganggu. Biasanya, setiap versi memiliki base yang berbeda-beda. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik jika kita bersihkan terlebih dahulu sebelum menggunakan gadget. Prosesnya sama seperti proses wipe data dan cache yang sudah dipaparkan di Pra Flashing, lebih lengkapnya silahkan lihat di http://www.ekonsul.com/2013/05/wipe-datafactory-reset-dan-wipe-cache.html. Jika berniat untuk melakukan Root pada ACE 2 Jelly Bean, langsung saja download bahan pada http://www.ekonsul.com/2013/04/root-galaxy-ace-2-jelly-bean.html.



Catatan Penting :
• Perhatikan kondisi batterai, baik laptop maupun gadget (min 75% daya) anda yang akan di flashing. Lebih aman, disarankan menggunakan backup daya (laptop sambil di charge).
• Disarankan menggunakan windows 7, karena sudah teruji compatible dengan gadget khususnya samsung.
• Pastikan bahwa driver samsung usb sudah terinstal dilaptop anda, bagi yang belum silahkan download disini.
• Sebelum dan sesudah proses flashing, wajib berdo'a terlebih dahulu.



daftar sumber tulisan
referensi flashing ACE 2 XDA Developer di //forum.xda-developers.com/showthread.php?t=2118119
last firmware untuk samsung bisa dilihat di //www.sammobile.com/
atau bisa juga dilihat di //samsung-updates.com/device/?id=GT-I8160
artikel tentang flashing  //www.ekonsul.com/2013/03/flash-adalah.html
artikel tentang cara wipe data & wipe cache http://www.ekonsul.com/2013/05/wipe-datafactory-reset-dan-wipe-cache.html
artikel tentang titanium backup //www.ekonsul.com/2012/03/backup-via-titanium-backup.html


cara download : blok link dibawah, kemudian klik kanan lalu pilih opsi "go to..."
download Samsung USB Driver download di http://www.tusfiles.net/hygeat7y06bn
download firmware Jelly Bean 4.1.2 regional Yunani untuk Galaxy ACE 2 //hotfile.com/dl/195940915/51b4c7a/Samsung-Updates.com-GT-I8160-EUR-I8160XXMB4-1361267890.zip.html
download firmware Jelly Bean 4.1.2 regional Portugal untuk Galaxy ACE 2 //hotfile.com/dl/200683820/229d568/Samsung-Updates.com-GT-I8160-TMN-I8160XXMC8-1364253289.zip.html
[TIDAK DIREKOMANDASIKAN]download firmware Jelly Bean 4.1.2 regional China untuk Galaxy ACE 2 //hotfile.com/dl/201606940/bcc704e/Samsung-Updates.comxxx-GT-I8160-CHN-I8160ZCUBMC4-1364290564.zip.html
download ODIN Tools di //www.tusfiles.net/z87odzotgkv5
alternatif untuk ODIN di //d-h.st/nK3
download 7zip Archiver di //www.ekonsul.com/2013/04/download-instal-7zip-archiver.html

DOWNLOAD - INSTAL 7zip ARCHIVER

Posted by Agus Barkah Hamdani Posted on 3:50 AM

7zip merupakan software archiver yang memiliki fungsi utama seperti halnya software archiver lainnya seperti WinZIP, WinRAR, serta software archiver lainnya. Perbedaannya dengan acriver lain, khususnya WinZIP dan WinRAR yaitu dari sisi license, dimana 7zip merupakan software open source. Bahkan, 7zip bisa digunakan untuk personal komputer, hingga komputer komersial (untuk kepentingan bisnis), tanpa harus membeli atau registrasi software 7zip.
7zip memiliki kemampuan rasio kompresi yang tinggi dalam format 7z dengan LZMA and LZMA2 kompresi. 7zip mensupport Packing / unpacking dengan format 7z, XZ, BZIP2, GZIP, TAR, ZIP and WIM. Sedangankan untuk unpacking/extract, 7zip mensupport format ARJ, CAB, CHM, CPIO, CramFS, DEB, DMG, FAT, HFS, ISO, LZH, LZMA, MBR, MSI, NSIS, NTFS, RAR, RPM, SquashFS, UDF, VHD, WIM, XAR and Z. Khusus untuk format ZIP dan GZIP, 7zip di mengklaim memiliki kemampuan 2%-10% lebih baik dibandingkan dengan PKZip dan WinZIP dalam hal rasio kompresi. Serta banyak keuntungan lainnya yang bisa diperoleh.
7zip dilihat dari kacamata android user, memiliki perang yang cukup urgent. Terutama dalam meng-ekstrak bahan firmware untuk keperluan flash/upgrade/downgrade. Dalam beberapa kasus, banyak para developer yang merekomendasikan 7zip sebagai tools yang digunakan dalam ekstraksi firmware. Karena ketika di ekstrak dengan menggunakan winRAR, walaupun ekstensinya RAR, banyak ditemukan masalah ketika digunakan pada proses flashing. Contoh kasus hasis ekstrak yang bermasalah karena menggunakan winRAR diantaranya adalah proses flashing yang berujung pada kegagalan, atau failed.
Proses instalasi 7zip relatif mudah. Rumus installingnya pun sama seperti pada umumnya, yaitu Next, Next, Finish. Bahkan, proses installing 7zip relatif lebih kecil ukurannya, dibandingkan dengan software Archiver lainnya. Bagi android user, ekonsul ikut menyarankan untuk menggunakan software ini sebagai tools extractor yang paling cocok untuk extract firmware, agar proses flashing lancar tanpa masalah.
Silahkan download software resmi yang gratis ini, link download ada di bawah. Untuk cara meng-ekstrak menggunakan 7zip, silahkan lihat pemaparannya pada http://www.ekonsul.com/2013/04/cara-mengekstrak-firmware.html.
Semoga artikel ini bermanfaat, jika memang bermanfaat, mungkin teman di sekitar juga membutuhkannya. Karenanya, silahkan share pada yang lain.


daftar sumber tulisan
Official Website 7zip, update software 7zip, lihat pada //www.7-zip.org/
Cara mengekstrak dengan menggunakan software 7zip //www.ekonsul.com/2013/04/cara-mengekstrak-firmware.html

cara download : blok link dibawah, kemudian klik kanan lalu pilih opsi "go to..."
download software 7-zip di //www.tusfiles.net/2cio1vudokmj

CARA MENGEKSTRAK FIRMWARE

Posted by Agus Barkah Hamdani Posted on 3:48 AM
Sebelumnya, ekonsul telah berbagi informasi dalam artikel berjudul "Download - Instal 7zip Archiver". Dalam artikel tersebut, ekonsul memaparkan apa itu 7zip, untuk apa fungsinya, apa saja keunggulannya, serta banyak lainnya. Agar bisa merasakan manfaatnya, pelajari lebih lengkap tentang 7zip pada http://www.ekonsul.com/2013/04/download-instal-7zip-archiver.html. Dalam kesempatan ini, ekonsul akan memaparkan bagaimana cara mengekstrak file dengan format archiv (penjelasan lihat di http://www.ekonsul.com/2013/04/download-instal-7zip-archiver.html). Berikut adalah pemaparannya:
1. Instal terlebih dahulu software 7zip, bagi yang belum memiliki software tersebut silahkan download pada http://www.ekonsul.com/2013/04/download-instal-7zip-archiver.html.
2. Pilih file yang akan di ekstrak.
3. Klik kanan pada file yang akan di ekstrak, lalu pilih opsi "7-zip".
4. Untuk meng-ekstrak, pilih opsi "extract to..."
Keterangan:
Opsi "Extract files" untuk meng-extract dengan banya pilihan opsi. Misalnya, opsi lokasi hasil extract yang bisa disesuaikan dengan keinginan.
Opsi "Extract Here" untuk meng-extract pada lokasi dimana file berada tanpa folder.
5. Tunggu hingga proses ekstraksi selesai
6. Congratulation!!!
Semoga artikel ini bermanfaat, jika memang bermanfaat, mungkin teman di sekitar juga membutuhkannya. Karenanya, silahkan share pada yang lain.


daftar sumber tulisan
Sponsors : Hangup Circle | Customize Blogger Template | Best Blogger Themes
Copyright © 2013. ekonsul - All Rights Reserved
Template Design by Razor Madush | Published by New Blog Themes
Powered by Blogger
New Blogger Themes New Blogger Themes